Tuchel: PSG Kebiasaan | Taruhan Bola Online di Indonesia

Saturday, 26 September 2020   |   14:24 PM
Agen bola
Selamat datang di Sahabatarena.org – Agen Bola Resmi dan Terpercaya di Indonesia
Apabila anda membutuhkan bantuan, jangan segan untuk menghubungi CS yang sedang bertugas!
Pendaftaran gratis untuk anda !

Tuchel: PSG Kebiasaan

Thomas Tuchel mengakui bahwa tim PSG terlalu bergantung kepada Neymar mapun Kylian Mbappe dalam hal memproduksi gol, dari kebiasaan itulah, akhirnya tim dari Ligue 1 Prancis yang meskipun berhasil masuk ke final Liga Champions ini, harus kandas dan di permalukan oleh Bayern Munich dari Bundesliga dengan skor 1-0.

Pertandingan sudah berakhir, dan Bayern Munchen lah juaranya, usai berakhirnya pertandingan, Tuchel menyampaikan bahwasannya PSG sebenarnya memiliki kesempatan untuk mendapatkan gol di babak pertama, namun karena tim oposisi tahu benar dengan kebiasaan penyerangan tim PSG, mereka berhasil dengan baik menghalau serangan yang datang dari tim Prancis, jadi, siapa yang bisa di salahkan di sana ?

Tuchel sendiri mengaku bahwa kesalahan bisa terjadi ketika mereka biasa melakukannya, dan kebiasaan itu menjadi kelemahan tim dan membuat tim lawan gampang untuk membaca penyerangan mereka.

Tim oposisi Bayern Munchen saja tidak menggunakan kebiasaan mereka untuk bergantung kepada Robert Lewandowski untuk memproduksi gol, itu terjadi begitu cepat dan tidak di sangka-sangka, bahkan baris pertahanan tim lawan beneran di tinggal terkejut dan menga-nga.

Manajer Jerman mengaku harus jujur dengan keadaan, dia sudah pernah menghadapi tim sekaliber Bayern Munich beberapa kali sudah saat masih bersama tim Borussia Dortmund, dan tentu saja, dia harus mengakui bahwa bahkan sampai di kancah Internasional, mereka tetap saja mengejutkan, mereka pantas untuk menang karena tidak mengandalkan kebiasasan mereka.

Meski begitu, Tuchel sama sekali tidak menyalahkan para pemainnya yang sudah berjuang keras, dia lebih kepada menyalahkan dirinya sendiri yang tidak menggunakan taktik yang cocok untuk menghadapi tim The Bavarians.

“Sebenarnya, PSG bukanlah tim yang kalah-kalah saing sama sekali, kami bermain sangat bagus, namun Bayern Munich bermain jauh lebih bagus lagi, kita tak bisa bertekak mengenai hal tersebut, ini mengenai kebiasaan penyerangan, dan ketika kebiasaan itu tidak di ubah oleh para pemain, kita sudah kalah selangkah dan dengan gampangnya mereka tim oposisi membaca kita.

“Hasilnya tak terelakkan, PSG harus kandas di final dan membiarkan Bayern Munchen memenangkan kompetisi Liga Champions di musim ini,” ungkap Thomas Tuchel.(NW)

KEPADA SELURUH MEMBER ARENABETTING.

REKENING BCA ATAS NAMA IKKE NADIA PUTRI SUDAK TIDAK DI PAKAI LAGI. MOHON HUBUNGI CS YANG SEDANG BERTUGAS UNTUK MENDAPATKAN REKENING BARU.

TERIMA KASIH