Papy Djilobodji Merasa Dihianati Oleh Chelsea | Taruhan Bola Online di Indonesia

Wednesday, 13 December 2017   |   04:43 AM
Agen bola
Selamat datang di Sahabatarena.org – Agen Bola Resmi dan Terpercaya di Indonesia
Apabila anda membutuhkan bantuan, jangan segan untuk menghubungi CS yang sedang bertugas!
Pendaftaran gratis untuk anda !

Papy Djilobodji Merasa Dihianati Oleh Chelsea

Bergabung ke Stamford Bridge pada tahun 2015 dari tangan Nantes, Bek berusia 27 tahun yakni Papy Djilobodji merasa dihianati oleh London Biru mengenai tentang kepindahannya ke Werder Bremen pada musim depan. Ini menjadi hal utama yang ingin ditanyakan oleh sang pemain tentang alasan Chelsea meminjamkan jasanya kepada Bremen.

Dibeli pada tahun 2015 dan lantas dilepaskan sebelum mampu membuktikan kemampuannya di lapangan, Kondisi itu tentu saja akan menimbulkan pertanyaan bagi sang pemain yang kini dialami oleh Papy Djilobodji. Didatangkan ke dalam skuad Mourinho pada jendela transfer musim panas lalu, Papy masih belum sempat membuktikan kehebatannya bersama Chelsea.

Kini kursi kepelatihan telah dipegang oleh Guus Hiddink dan menurut sumber media di Inggris tentan kepindahan Papy ke Werder Bremen adalah Hiddink. Manager asal Belanda ini tidak tertarik untuk menempatkan sang pemain ke dalam skuad utamanya hingga pemain asal tim nasional Senegal itu dibuang ke Werder Bremen.

“Saya tidak pernah menyalahkan Chelsea atas kepindahanku ke dalam tim ini. Menurutku, Semuanya akan berjalan dengan baik pada musim depan karena saya juga memperkuat salah satu tim terbaik di dunia yakni Werder Bremen. Disini banyak pemain hebat yang dapat kupelajari tentang pengalamannya.”

Memulai karirnya pada tahun 2007 bersama ASC Saloum, Pemain bernomor punggung #3 di Werder Bremen ini dinilai sangat tangguh untuk memperkuat barisan jantung pertahanan. Hanya saja, Manager The Blues Guus Hiddink sama sekali tidak ingin memalingkan pandangannya ke arah Papy Djilobodji hingga sang pemain langsung dibuang dan dipinjamkan ke kompetisi Bundesliga Jerman bersama Werder Bremen.

“Saya merasa dihianati oleh tim tersebut namun yang kubenci adalah diriku sendiri. Mengapa saya tidak dapat membuktikan kepada Chelsea tentang kekuatanku untuk menangani lini belakang? Saya akan tetap berusaha keras agar Hiddink dapat memanggilku kembali pada musim depan nanti.” Ungkap Papy Djilobodji. (AW)

Komentar