Neymar Memang Kurang Ajar | Taruhan Bola Online di Indonesia

Wednesday, 22 November 2017   |   23:43 PM
Agen bola
Selamat datang di Sahabatarena.org – Agen Bola Resmi dan Terpercaya di Indonesia
Apabila anda membutuhkan bantuan, jangan segan untuk menghubungi CS yang sedang bertugas!
Pendaftaran gratis untuk anda !

Neymar Mantap, Tapi Kurang Ajar

Selain di juluki sebagai pemain termahal, ternyata Neymar juga mendapatkan sebutan sebagai raja penyendiri di PSG, tidak tahu karena apa alasannya, ia tampak lebih senang menyendiri daripada bergaul dengan rekan satu tim lainnya.

Dengan kehadiran Neymar di dalam tim PSG, mungkin saja bisa dikatakan sebagai pertanda yang baik, melihat PSG yang berhasil memuncaki papan klasemen Ligue 1 Prancis dan berhasil lolos ke babak system gugur dengan mengalahkan lawan tangguh mereka seperti Bayern Munich, Anderlecht dan bahkan Celtic, tapi itu semua masih belum cukup sebenarnya untuk benar-benar meyakinkan dunia bahwa Neymar adalah yang terbaik.

Semua orang tahu bahwa ia pemain dengan harga transfer 222 juta mata uang Euro, Ia datang dari Barcelona ke PSG untuk membantu tim ini bangkit sebagai tim nomor satu di Prancis dan juga di tingkatan Se Eropa, tapi apakah ia sudah berhasil ?

Banyak yang masih meragukan hal tersebut, meski ia memang benar berhasil mengamankan total 10 gol dari 11 pertandingan yang telah di ikutinya sejauh ini, ia masih di ragukan untuk bisa menjadi terbaik, karena egonya dan juga kurang maunya ia bekerjasama di dalam tim PSG.

“Yang mengherankan dari seorang Neymar ialah, ia lebih mementingkan dirinya sendiri daripada tim PSG, itulah yang menjadi masalah di sini, ia harus bisa membedakan antara yang penting dan tidak, karena terkadang itu akan membuahkan masalah tidak hanya bagi dirinya, tapi bagi timnya juga.

“Sudah ditemukan beberapa insiden dimana dirinya yang berani mengajari Edinson Cavani pemain seniornya tentang apa yang perlu dilakukannya untuk membantunya memproduksi lebih banyak gol, tidak ada rasa hormat terhadap rekannya sendiri dan itu sedikit mengganggu mungkin.

“Namun, kenyataannya di sini ialah ia terlalu egois dan taidak memikirkan sekelilingnya, ia perlu untuk mengubah hal tersebut agar bisa menjadi pemain terbaik yang lengkap dan lebih baik dari sebelumnya, ia terlalu agresif dan hal tersebut bisa dikatakan membunuhnya, ia perlu berubah,” ungkap Leonardo si direktur olahraga dari tim PSG.(NW)

 

Komentar