Jesus Akui Sulit Di EPL | Taruhan Bola Online di Indonesia

Tuesday, 27 June 2017   |   15:58 PM
Agen bola
Selamat datang di Sahabatarena.org – Agen Bola Resmi dan Terpercaya di Indonesia
Apabila anda membutuhkan bantuan, jangan segan untuk menghubungi CS yang sedang bertugas!
Pendaftaran gratis untuk anda !

Jesus: Memang Sulit Di EPL Ini

Gabriel Jesus mengakui bahwa ia datang ke EPL khusus untuk mengharapkan pertandingan yang sulit untuk bisa di nikmati olehnya bersama tim Manchester City, mengingat kembali dirinya di transfer dari klub Brazil bukan dengan harga yang rendah, ia percaya nilainya lebih dari hanya sekedar permainan biasa-biasa saja.

Pemain baris depan berdarah aslikan Brazil ini berhasil mendapatan perhatian dari Pep Guardiola dan akhirnya klub The Citizens mendatangkannya dengan harga transfer yang disepakati sebesar 27 juta mata uang Poundsterling, namun tidak banyak tampil di Man City berkat kepada cedera yang di alaminy setelah dua atau tiga pertandingan yang di ikuti olehnya.

Meskipun begitu, Guardiola masih melihat adanya harapan yang bagus dari pemain muda yang satu ini, ia bisa bermain dengan bagus, bahkan dalam waktu singkat, ia bisa menyesuaikan diri dengan taktik yang dipergunakan oleh manajer Spanyol.

Sejak pindah ke Etihad, Jesus percaya bahwa hidupnya banyak berubah dan untuk bisa menyesuaikan diri dengan hal tersebut, ia tidak bisa untuk terus mengeluh, ia yang memutuskan untuk datang ke EPL dan itu sebabnya ia ingin berkembang jauh menjadi pesepakbola yang lebih baik.

“Saya tahu bahwa tidak pernah mudah untuk bermain di tingkat EPL, di sini anda benar-benar di pacu untuk bermain cepat dan tangkas, saya sempat sudah sanggup untuk menyesuaikan diri, namun cedera menghampiri saya.

“Saya mengharapkan kesulitan ini untuk terjadi, dengan begitu saya baru bisa bermain bagus dari waktu ke waktu, dan jika beruntung, mungkin saja bisa di kenal lebih luas sebagai pemain baris depan yang menarik,” ungkap Gabriel Jesus.

Di dalam tim Manchester City, bukan hanya Gabriel Jesus seorang saja yang berdarah aslikan Brazil, ia memiliki rekan senegara di sana, seperti Fernandinho, kemudian juga Fernando, saat ia merindukan kampung halamannya, ia bisa bercerita dengan rekan senegaranya tersebut, setidaknya untuk mengatasi kesenjangan, itu akan lebih baik dari hanya terus menerus memikirkan mengenai tempat lamanya, ia harus melihat ke depan.(NW)

 

Komentar